Siang tadi mendapat telp dari rumah kalau harddisk(80GB, Seagate Ultra ATA 7200 rpm) nya tidak bisa booting. Katanya ketika dibuka menggunakan Live CD, harddisk-nya tidak ada partisinya lagi. Saat itu saya masih bisa tenang, karena punya beberapa tools untuk me-recover partisi yang rusak.
Sorenya setelah pulang dari kantor, harddisk tak pasang di komputer temen untuk dibenerin partisinya. Waktu komputer di pencet tombol power nggak ada respon. Tahu komputer nggak bisa nyala, terus bios-nya direset (pindah jumper bentar), trus pencet deh tombol power. Tada….komputer nyala dengan diikuti nyala api dari salah satu resistor di harddisk. Nah lho…. bau pcb terbakar menyengat hidung, buru-buru deh kabel power dicabut. Alhasil ada 1 resistor yang ancur, dan kabel power dari mainboard ke harddisk melepuh. Duh, document-ku, project-ku, photo-photo-ku, ilang deh…
Mudah-mudahan besok harddisk yang baru 2 bulan itu masih bisa diklaim garansi-nya (ga yakin, soalnya ada yg kebakar). Walaupun masih bisa di klaim garansi, tapi data-data yg hilang klaim ke siapa?
Mungkin ini peringatan dari yang diatas agar saya lebih lebih taat beribadah dari sebelumnya, selalu bersyukur atas semua karunia, lebih hati-hati dalam bertindak, selalu membackup(ke CD/flashdisk/another HD) setiap data-data yang penting(project, photo, dll).
duh, sedihnya…..




