Hari minggu kemaren saya pergi ke pasar Sukowati di Gianyar Bali. Pergi kesana karena ada pesanan beli kipas dari kayu cendana, tas manik-manik dan topi rajut. Semua pesanan tersebut akan dipakai oleh cewek.
Sebetulnya ada beberapa kesulitan untuk mendapatkan barang-barang tersebut, apalagi belanja di pasar Sukowati.
Pertama: Saya tidak bisa menawar.
Untuk bisa mendapatkan harga yang semurah-murahnya, kita harus menawar dengan kejam. Standar harga yang bisa dikatakan normal adalah 50% dari harga yang ditawarkan. Bahkan temen saya (Om-om) yang sudah punya anak 3, sanggup meladeni sang penjual hingga dapet potongan sampe 70%
.
Kedua: Saya tidak tahu barang yang bagus.
Pesanan diatas adalah barang-barang yang jarang saya temui, tidak tahu mana yang bagus dan tidak bagus, apalagi tahu harga normal-nya.
Ketiga: Saya tidak tahu selera yang pesan.
Tiap orang pasti mempunyai standar yang berbeda dalam memandang sesuatu. Apalagi ini soal barang. Cara pandang cowok dengan cewek juga beda. Cowok mungkin lebih memilih barang yang bersifat macho. Cewek suka sama yang lucu-lucu, kalem, mencolok mata. Untuk menyamakan persepsi, akhirnya saya dipandu dengan sms yang panjang lebar, sampe bingung membayangkan bentuknya seperti apa.
Keempat: Saya malas melihat semua stand.
Hal yang membuat males kalau jalan-jalan membeli barang bersama cewek adalah menyisir semua stan, tanya sini tanya sana baru kemudian kembali ke stan yang paling murah. Selain membuat capek, juga buang-buang waktu.
Tetapi akhirnya, dalam setengah jam di dalam pasar Sukowati saya mendapatkan barang buruan saya berdasarkan panduan sms (make treo 600, jadi mudah untuk liat archive sms-nya, scroll atas/bawah).
Wah…. leganya, walaupun ada satu kriteria yang tidak terpenuhi… ga papa deh, yang penting udah usaha..
______
Btw, ada suatu tempat dimana hampir semua barang yang ada di pasar Sukowati dijual juga di situ. Dengan harga pass, bisa pilih sepuasnya karena tidak ditawar-tawarin oleh penjualnya, minta dibuatin nota, bayar, pulang dengan nyaman. Tempat itu adalah Toko Erlangga 2 (bukan promosi lhoo). Lokasinya di Teuku Umar Denpasar (alamat tepatnya lupa).




