Dahulu kala waktu saya masih di Jogja ada tren memasang alat tambahan pada sepeda motor agar suara rem nya seperti rem bus. Jadi kalo dilampu merah banyak bunyi rem motor yang seperti rem bus (ssssssstttt……). Mendengar bunyi rem itu bikin kuping saya yang ndeso ini gatel. Suaranya gimana gitu.
Sekarang saya tinggal di Bali, disini ada tren memasang alat tambahan yang masih ada hubungannya dengan bunyi. Alat tambahan ini digunakan untuk menciptakan suara yang mirip seperti motor gedhe seperti harley davidson, atau motor dengan CC besar lainnya.
Sering sekali terdengar suara mengaum-aum seperti motor besar dari kejauhan eh, waktu sampe di depan kita motor ternyata hanya motor matic aja. Udah gitu jalannya pelan-pelan.
Temen-temen saya bilang, kalau ga mampu beli motor gedhe ya jangan terlalu narsis dengan masang alat seperti itu. Ada temen lain yang bilang, pingin motor gedhe tapi baru mampu beli suaranya doang.
Mungkin bagi mereka yang memasang alat tersebut sudah super bangga denga suara motornya yang menderu-deru tidak karuan. Tapi bagi orang lain mungkin mereka memandang orang itu kok norak sekali ya.
Saya pribadi cukup risih kalau naik kendaraan yang sangat mencolok dari pengendara lain. Mendengar aja udah gimanaaa gitu, apalagi mengendarainya. Tetapi bagus juga sih buat ngetest mental kita, latihan muka tembok dilihat oleh orang banyak.






