Dulu saya pernah menulis tentang jarangnya programmer cewek, sekarang saya menulis hubungan Software engineer/programmer dengan olah raga.
Pernahkan Anda memperhatikan seorang software engineer yang jago dia juga jago dibidang olah raga? Kira-kira berapa persen perbandingannya?
Kalau saya perhatikan, seseorang yang menjadi software engineer jago kebanyakan tidak bisa berolahraga. Tidak bisa dalam hal ini dari tingkatan tidak tahu sama sekali dengan olah raga tersebut sampai sedikit tahu tetapi kalau dilihat masih lucu (tidak fasih, ky apa aja ya).
Diantara kebanyakan yang tidak bisa olah raga pasti ada yang bisa, tetapi prosentasenya kecil sekali. Mungkin tidak sampai 32% (angka ngawur, karena yang tidak bisa olah raga sebesar 68% :D). Kenapa bisa begitu ya?
Analisa ngawur dari saya adalah sebagai berikut: (tidak usah dipercaya)
- Para software engineer ini kebanyakan didepan komputer, tidak sempat berfikir olah raga.
- Lebih suka olah raga virtual. Kebanyakan mereka jago main game (dari yang lucu-lucuan sampai bunuh-bunuhan).
- Tidak mau kehilangan waktu untuk kegiatan yang tidak penting. Padahal olah raga penting loh, kebanyakan duduk entar ambeien.
- Tidak punya partner. Makanya cari partner jangan didunia virtual saja, didunia nyata juga perlu.
- Tidak sadar pentingnya olah raga. Sebisa mungkin minimal seminggu sekali otot-otot ini perlu digerakkan, biar tidak kaku. Masa yang digerakkan cuma otot-otot jari dan mata melulu.
Apalagi ya? Mungkin cukup itu dulu deh.. ![]()






