Posted (Aris Priyantoro) in General on March-25-2008

BiduanSudah dua kali saya menjumpai penampilan organ tunggal di dalam ruang tunggu bandar udara Adisucipto Yogyakarta. Pertama kali ketika akan balik ke Bali pada tanggal 9 Maret 2008 dan yang terakhir adalah tanggal 23 Maret 2008.

Ketika pertama mengetahui adanya hiburan organ tunggal ini saya masih fine-fine saja, tidak ada keluhan tentang hal ini. Tetapi selang beberapa menit, ketika info-info dari bandara mengenai kedatangan / keberangkatan pesawat tidak begitu jelas terdengar, saya mulai tidak menyukai adanya hiburan ini. Bayangkan saja, ketika ada info “pesawat A akan segera diberangkatkan para penumpang segera naik ke dalam pesawat melalui pintu nomor x” yang terdengar hanyalah kata-kata terakhir, kata-kata awal tidak terdengar karena pemain organ terlalu asyik bermain dan tidak mendengar adanya info tersebut sehingga dia telat mengurangi volume suaranya.

Sound system di bandar udara Adisucipto tidak terlalu bagus menurut saya, diruang tunggu pesawat suara dari operator terdengar sangat menggema terutama kalau suara perempuan. Jadi suara aslinya sudah susah didengar ditambah lagi suara dari organ tunggal yang sering kelupaan mengurangi volume.

Bisnis dibalik hiburan

Dari awal saya sudah curiga dengan adanya hiburan ini didalam ruang tunggu. Ketika masuk ruangan saya langsung melihat spanduk berdiri yang ada tulisannya GE Money, saya masih berfikir acara ini sponsornya GE Money kali. Namun ketika sudah duduk di salah satu kursi, saya melihat beberapa sales dari penyedia kartu kredit ini bergerilya kepada beberapa orang yang sedang menunggu pesawat dan sepertinya menawarkan layanannya. Mungkin karena melihat penampilan saya yang ndeso dan katro jadi saya tidak didekati sama sekali oleh sales-sales itu.

Mungkin bagi beberapa orang calon penumpang hal ini membuat senang, terlihat dari beberapa turis asing yang ikut bernyanyi. Tetapi bagi sebagian lain hal ini sangat mengganggu (terutama saya).


 
    
Posted (Aris Priyantoro) in General on December-28-2007

SawahKetika saya pulang kampung liburan Idul Adha kemarin saya berkesempatan mencoba sarana transportasi murah dan cepat.

Sekarang sudah dibuka rute baru untuk kereta api PRAMEKS (Prambanan Ekspress). Rute awalnya adalah Jogja-Solo, tetapi sekarang ada tambahan rute baru yaitu Jogja-Kutoarjo. Saya kurang tahu sejak kapan rute ini dibuka, tetapi katanya belum lama.

Rute baru ini hanya 2 kali dalam sehari, yaitu pagi jam 8.30 WIB dan Sore jam 15.00 WIB dari Jogja. Sedangkan dari Kutoarjo adalah jam 9.30 WIB dan 16.00 WIB.

Perjalanan dari Jogja - Kutoarjo dan sebaliknya hanya ditempuh selama 1 jam. Kereta hanya berhenti di stasiun Wates tidak lebih dari 5 menit.

Dengan tiket sebesari Rp. 10.000, selama perjalanan saya dapat menikmati suasana hijau (ya iyalah, khan lewat sawah rel-nya). Selain itu saya merasa nyaman dalam kereta walaupun kereta yang dipakai tidak bagus-bagus amat.

Saya sangat menyarankan untuk menggunakan sarana ini daripada menggunakan Bus Ekonomi dengan tarif yang sama tetapi penuh polusi, penuh sesak dan waktu tempuh bisa 2xlipat (sekitar 2 jam). Kalau menggunakan bus patas AC, tiketnya terlalu mahal. :)

Tapi sayangnya, kenapa tidak ada jadwal keberangkatan pagi jam 6 ya? (yang dari Kutoarjo) Apa karena kalau pagi keretanya dipakai untuk ke Solo dulu ya?


 
    
Posted (Aris Priyantoro) in General on September-1-2007

Teman saya seringkali mengatakan “sudah berapa pohon yang kamu tebang hari ini?”. Dikomentari seperti itu saya bingung, “maksudnya apa ya?”. Teman saya menjawab, “Setiap kamu nge-print, maka berkuranglah pohon yang ada di Indonesia”. Oh, itu to maksudnya. Di waktu yang lain, dia komentar lagi tentang penggunaan tissue, “Waduh, anak itu udah menghabiskan berapa pohon selama ini?”. Saya menjawab, “Sudah satu hutan kali, dia khan boros tissue, tiap hari tempat sampah didekatnya penuh tissue tuh”.

Itulah sekelumit cerita teman saya tentang pemanfaatan kertas. Penggunaan kertas di kantor saya lumayan boros, karena saya dan beberapa teman-teman lebih suka membaca di kertas daripada membuka file asalnya. Jadi setiap mendapat dokumen yang harus dikerjakan, selalu saya cetak. Tetapi untungnya saya tidak suka mencetak ebooks, karena saya yakin kalaupun sudah di cetak nantinya tidak ada waktu untuk membacanya.

Tingkat ketergantungan terhadap kertas di Indonesia sepertinya sangat tinggi. Dimana-mana selalu menggunakan kertas, seperti surat-menyurat, surat kabar/majalah/tabloit, dokumen arsip, kegiatan belajar mengajar, dan lain sebagainya. Padahal semua itu bisa diminimalisir dengan teknologi informasi(elektronik). Surat menyurat bisa menggunakaan email, surat kabar dapat menggunakan website, arsip menggunakan software khusus arsip, kegiatan belajar mengajar menggunakan ebooks/slide, dll. Tetapi memang tidak semuanya dapat menggunakan teknologi informasi, ada hal-hal yang belum tergantikan.

Apa sih intinya dari tulisan diatas? Emang ada artinya? Memang bagi sebagian orang itu tidak ada artinya. Tetapi kalau kita bisa menghemat penggunaan kertas itu akan lebih baik. Lebih baik karena penebangan hutan akan berkurang, banjir juga berkurang, pemanasan global berkurang, dan lain-lain.

Memang susah untuk mengubah perilaku yang sudah menjadi kebiasaan, tetapi kalau mengurangi khan bisa to? Gunakan kertas seperlunya, kalau masih bisa diatasi tanpa mencetaknya ke kertas, kenapa harus dicetak?

Jadi, sudah berapa pohon yang Anda tebang hari ini?


 
    
Posted (Aris Priyantoro) in General, Personal on June-19-2007

Kaos RumahwebPusing banyak kerjaan, ada email dari resepsionis kalo saya dapat paket. Kebetulan nih, biar agak reda dikit pusingnya, akhirnya turun ke resepsionis buat ambil paketnya. Saya kira dapat paket dari Microsoft, eh ternyata bukan (Kapan datang ya paket ini?).

Paket dibungkus dengan amplop coklat ukuran folio. Setelah dilihat pengirimnya ternyata dari rumahweb.com, diraba-raba paketnya kok sepertinya berisi baju/kaos nih. Sampai di ruangan langsung dibongkar deh paketnya. Dan ternyata, saya mendapat sebuah kaos cantik (gambarnya ada disebelah nih).

Memang beberapa minggu lalu, teman saya yang kerja di rumahweb menanyakan alamat kantor saya. Katanya untuk mengirimkan kartu lebaran. Saya pikir, kok rajin amat baru bulan juni sudah siap-siap mengirimkan kartu lebaran. Kemudian minggu lalu, saya dikonfirmasi “Apakah sudah dapat kiriman kaos?”. Ya saya jawab “Belum, emang ngirim kaos ya?”. Eh, ternyata dikirim beneran.

Terima kasih buat Mas Yusuf, Mbak Wanda, Riyang, Agung dan semua staff rumahweb.com atas kaos cantiknya.

Silahkan buat teman-teman yang mau kaos cantik, sewa hosting saja di rumahweb.com untuk transaksi minimal Rp. 500,000,- (Iklanin dikit ga papa khan? :D)


 
    
Posted (Aris Priyantoro) in General, Technology on January-22-2007

Tadi pagi telah sukses posting tentang cuci film digital. Kemudian di cek di agregator kesayangan (ga kesayangan gimana, wong cuma disini aja terdaftarnya), tapi kok tampilannya tidak sesuai harapan. Postingnya terpotong dibagian yang tidak semestinya dipotong.

Setelah di cek kebawah, ternyata tidak hanya saya yang mengalami kejadian ini, beberapa blog lain juga mengalaminya:

Itu hanya contoh untuk posting dari tanggal 21 Januari 2007 sampai 22 Januari 2007. Tapi anehnya, kok beberapa blog yang lain, lancar-lancar saja ya?

Agregator yang aneh… atau blog saya yang sedang aneh?