Posted (Aris Priyantoro) in Personal on July-22-2008

Yang Pergi

Hari senin minggu lalu Bapak saya meninggal dunia di rumah sakit, dan hari ini tepat seminggu yang lalu Bapak saya dikuburkan.

Hari minggu sebelumnya, saya beserta adik saya yang cowok masih jalan-jalan ke Nusa Dua, GWK dan juga bermain air di waterbom Bali. Minggu malem saya terbangun dan terkejut menerima telepon dari saudara saya tentang kondisi Bapak yang kritis. Saat itu juga ketika mata masih merem, saya mencari tiket pesawat tujuan Jogja di Mandala Air, tiket sudah penuh. Telepon ke call center Garuda, ternyata juga sudah penuh sampai hari Selasa pagi. Ya sudah, saya menyerah malam itu, dan melanjutkan tidur.

Paginya, saya mendapatkan kabar kalau Bapak sudah menunjukkan tanda-tanda lebih baik dari semalam. Saya bersyukur dan pergi ke kantor seperti biasa.  Tetapi alangkah terkejutnya ketika jam setengah 2 mendapatkan kabar bahwa Bapak meninggal dunia. Spontan langsung cari tiket ke Mandala Air, booking untuk Selasa pagi. Tiket untuk Senin itu tidak mungki didapat karena Garuda yang mempunyai jadwal 3x terbang ke Jogja sudah penuh sampai Selasa pagi.

Di kantor saya sibuk mengurus ijin cuti, dan delegasi kerjaan ke teman satu project. Saat itu rasanya pingin cepat pulang ke kost. Di kantor sudah tidak betah untuk berlama-lama.

Kira-kira jam 8:15 wib saya sudah sampai di bandara Adisutjipto. Dijemput oleh mertua dan juga istri, saya dan adik saya langsung berangkat ke kampung halaman (desa Pituruh, kab Purworejo). Perjalanan ditempuh kira-kira 1.5 jam. Sesampai disana, upacara pemakaman langsung dimulai. Jam 11:30 wib, proses pemakaman selesai dengan lancar.

Semoga Bapak saya diampuni dosa-dosanya dan ditinggikan derajadnya dihadapan Allah SWT. Amin

Read the rest of this entry »


 
    
Posted (Aris Priyantoro) in Personal, Tip & Trik on April-29-2008

Pagi ini iseng-iseng lihat cpanel ditempat hostingan. Ketika memeriksa update-an fantastico, ternyata wordpress saya sudah bisa diupgrade dengan beberapa langkah saja. Sebetulnya saya sudah tahu agak lama kalau wordpress sudah ada versi 2.5.

Upgrade ke WordPress 2.5

Saking senangnya, saya langsung saja ikuti langkah-langkah di fantastico untuk meng-upgrade wordpress ke versi terbaru. Hanya perlu dua klik saja untuk melakukan hal tersebut. Saya ikuti saja semua langkah, karena selama ini upgrade wordpress tidak pernah ada masalah.

Selesai proses tersebut, saya check blog ini. Lahh, kok error muncul di wp-includes/function.php. Panik mode on. Saya buka file tersebut lewat filemanager yang sudah disediakan oleh cpanel. Alangkah terkejutnya saya ketika mendapatkan file tersebut isinya terpotong di baris-baris akhir. Kemudian saya berniat download wordpress 2.5 dari wordpress.org, eee ternyata disitu versinya sudah menjadi 2.5.1. Ya sudah, terpaksa saya kontak Pakdhe Paydjo dengan harapan beliau punya wordpress 2.5 dikomputernya. Alhasil wordpress 2.5 dikirimkan oleh Pakdhe ke email, saya download terus melengkapi isi dari file function.php tersebut.

Masalah tidak berhenti sampai disitu, selesai dengan function.php, tennyata berturut-turut file wp-db.php dan query.php menyatakan error karena file tidak lengkap isinya. Atas saran dari Pakdhe lagi, akhirnya saya timpa saja semua isinya kecuali direktori wp-contents dan file config.php. Sampai disini masalah teratasi. Blog saya sudah menjadi versi 2.5. Pyuh… butuh waktu kira-kira setengah jam untuk upgrade ini.

Upgrade ke WordPress 2.5.1

Sesuai petunjuk Pakdhe Paydjo, saya akhirnya memasang plugin WPAU (WordPress Auto Update). Setelah mengaktifkan plugin ini, saya mencoba upgrade ke versi 2.5.1. Setelah mengikuti langkah backup file, backup database, download wordpress terbaru, upgrade, terus clean up. Akhirnya wordpress sudah menjadi versi 2.5.1, wow… cepet sekali, hanya dalam hitungan ratusan detik.

Sekarang, lega deh….thx to Haris a.k.a Pakdhe Paydjo


 
    
Posted (Aris Priyantoro) in Personal, Technology on March-24-2008

Asus eeePCSetelah bermimpi ingin punya Asus eeePC, akhirnya mimpi itu menjadi kenyataan juga.  Begini ceritanya perjuangan untuk mendapatkan si putih mungil itu:

Ketika Mega Bazaar yang kemarin, kakak ipar saya jalan-jalan ke JCC, dia nemu asus eeePC dipajang dibeberapa counter. Teringat dulu pernah dimintain tolong untuk ikut antrian launching asus eeePC di Mall Kelapa Gading yang ga jadi ikutan antri, makanya kakak ipar telepon istri saya menanyakan mau beli asus eeePC atau tidak.

Mendengar berita itu istri saya langsung telepon saya, setelah berdiskusi sambil dibumbui rayuan-rayuan maut, akhirnya saya meluluskan keinginannya untuk membeli si eeePC itu.

Tanpa mengecek lagi  apakah di mega bazaar Yogyakarta ada barang yang sama atau tidak, akhirnya diputuskan membelinya di Jakarta melalui kakak ipar. Proses transaksi selesai dan barang sudah ditangan,  selanjutnya pengiriman barang yang jadi masalah. Karena keterbatasan waktu dari kakak ipar untuk mengirimkan barang dan juga tidak begitu yakin dengan jasa ekspedisi, akhirnya barang dititipkan sodara untuk diserahkan ke mertua yang akan berada di Bandung selama liburan panjang kemarin.

Beberapa hari selanjutnya istri saya datang ke mega bazaar di Yogyakarta, disana dia melihat ada yang menjual asus eeePC dengan harga yang lebih murah… :D saya cuma bisa menghiburnya agar tidak kecewa (harga lebih mahal, barang belum ditangan).

Sekilas memegang asus eeePC

Tepatnya hari minggu kemarin barang sampai ditangan. Kardus yang ringkas, seperti kotak motherboard saja. Bagian atas berisi laptop berwarna putih, dan bagian bawah berisi charger yang mirip charger handphone berwarna putih juga (serta manual book, driver, dan kartu garansi).

Laptop saya angkat pakai tangan kanan (enteng sih), terus dibuka dan dinyalakan. Dengan setingan quick & silence bios langsung muncul screen putih abu-abu, dan tiba-tiba muncul pointer disertai tampilan linux Xandros yang khusus buat eeePC. Sambil menyala komputer saya jungkir balik, ternyata yang ini bisa diupgrade memory-nya tanpa bongkar casing keseluruhan.

Check semua aplikasi, Office (tentunya openoffice 2.x), video player, camera, music, dll. Semua bekerja dengan sempurna dan respon cepat.

Belum puas megang-megang si putih mungil, taksi centris sudah datang menjemput saya. Ya sudah, setelah pamitan sama mertua dan istri tentunya, saya masuk ke dalam taksi dan meminta pak supir untuk mengantar ke bandar udara Adisucipto.