Posted (Aris Priyantoro) in Personal, Technology on March-24-2008

Asus eeePCSetelah bermimpi ingin punya Asus eeePC, akhirnya mimpi itu menjadi kenyataan juga.  Begini ceritanya perjuangan untuk mendapatkan si putih mungil itu:

Ketika Mega Bazaar yang kemarin, kakak ipar saya jalan-jalan ke JCC, dia nemu asus eeePC dipajang dibeberapa counter. Teringat dulu pernah dimintain tolong untuk ikut antrian launching asus eeePC di Mall Kelapa Gading yang ga jadi ikutan antri, makanya kakak ipar telepon istri saya menanyakan mau beli asus eeePC atau tidak.

Mendengar berita itu istri saya langsung telepon saya, setelah berdiskusi sambil dibumbui rayuan-rayuan maut, akhirnya saya meluluskan keinginannya untuk membeli si eeePC itu.

Tanpa mengecek lagi  apakah di mega bazaar Yogyakarta ada barang yang sama atau tidak, akhirnya diputuskan membelinya di Jakarta melalui kakak ipar. Proses transaksi selesai dan barang sudah ditangan,  selanjutnya pengiriman barang yang jadi masalah. Karena keterbatasan waktu dari kakak ipar untuk mengirimkan barang dan juga tidak begitu yakin dengan jasa ekspedisi, akhirnya barang dititipkan sodara untuk diserahkan ke mertua yang akan berada di Bandung selama liburan panjang kemarin.

Beberapa hari selanjutnya istri saya datang ke mega bazaar di Yogyakarta, disana dia melihat ada yang menjual asus eeePC dengan harga yang lebih murah… :D saya cuma bisa menghiburnya agar tidak kecewa (harga lebih mahal, barang belum ditangan).

Sekilas memegang asus eeePC

Tepatnya hari minggu kemarin barang sampai ditangan. Kardus yang ringkas, seperti kotak motherboard saja. Bagian atas berisi laptop berwarna putih, dan bagian bawah berisi charger yang mirip charger handphone berwarna putih juga (serta manual book, driver, dan kartu garansi).

Laptop saya angkat pakai tangan kanan (enteng sih), terus dibuka dan dinyalakan. Dengan setingan quick & silence bios langsung muncul screen putih abu-abu, dan tiba-tiba muncul pointer disertai tampilan linux Xandros yang khusus buat eeePC. Sambil menyala komputer saya jungkir balik, ternyata yang ini bisa diupgrade memory-nya tanpa bongkar casing keseluruhan.

Check semua aplikasi, Office (tentunya openoffice 2.x), video player, camera, music, dll. Semua bekerja dengan sempurna dan respon cepat.

Belum puas megang-megang si putih mungil, taksi centris sudah datang menjemput saya. Ya sudah, setelah pamitan sama mertua dan istri tentunya, saya masuk ke dalam taksi dan meminta pak supir untuk mengantar ke bandar udara Adisucipto.


 
    
Posted (Aris Priyantoro) in Personal, Technology on January-14-2008

Sejak pertama kali ada gosip tentang UMPC murah meriah yaitu Asus Eee PC sekitar 8 bulan yang lalu, saya sudah kepingin memilikinya. Apalagi desas-desus yang beredar harganya hanya $200 saja untuk tipe Eee PC 4G atau yang Eee PC 4G Surf (kurang tahu detailnya).

Saking tertariknya sampai-sampai saya berusaha mencari informasi yang lengkap tentang produk ini. Dan ketika ada seorang blogger yang mengajak untuk pre-order produk tersebut saya tanpa pikir panjang ikutan mendaftar.

Kenapa saya ngebet kepingin punya?
Hmm.. jadi begini: saat itu(awal-awal rumor tentang produk ini) saya cerita ke calon istri saya kalau ada laptop kecil yang harganya murah. Saya perlihatkan gambar-gambar tentang produk itu dan juga sambil membahas keunggulan-keunggulannya (bentuk kecil, kompatibel dengan Windows, cocok untuk cewek, storage bisa ditambah, memory bisa di upgrade, dan bla bla bla). Akhirnya dia tertarik juga. Dalam pikiran saya, lumayan juga nih dengan $200-an dapet laptop buat hadiah pernikahan kita. Dan waktu itu memang kita lagi hangat-hangatnya membahas tentang rencana nikah (Insya Allah dalam waktu dekat ini, announcement menyusul saja yang ini).

Kalau sudah punya mau buat apa?
Kebetuan saja posisi saja dan calon istri saya dibatasi oleh selat Bali. Saya kerja di Kuta Bali dan dia kerja di Solo. Selama ini komunikasi hanya menggunakan telepon, baik itu voice call maupun video call. Tentunya komunikasi dengan cara itu butuh biaya yang tidak sedikit dan terasa kurang. Kalau menggunakan Asus Eee PC khan tinggal langganan internet yang unlimited untuk personal. Kita bisa chatting(text/voice/video chat) sepuasnya tanpa bayar lebih (dengan asumsi koneksi internetnya cukup reliable).

Sebagai seorang staff di institusi pendidikan, calon saya terbiasa dengan kegiatan yang melibatkan office suite, baik itu word processing, spreadsheet, dan presentation. Walaupun dari kantor disediakan komputer, tetapi kalau menggunakan laptop ini mobilitasnya jadi lebih nyaman. Dia tidak perlu capek angkut komputer kalau harus pindah ruang apalagi disana jaringannya (baik LAN/Internet) belum bagus.

Jadi dengan Asus Eee PC ini, saya rasa sudah sangat cukup memenuhi kebutuhan dia. Mudah membawanya, mudah untuk bekerja, dan mudah mengoperasikannya.

Impian tidak sesuai dengan realita.
Kala itu kalau tidak salah rencananya akhir agustus produk ini akan di-release. Setelah ditunggu-tunggu kok mundur dan mundur lagi. Mulai deh, harapan memudar. Saya agak malu setiap ditanya “Sudah launching belum laptopnya? Harganya tetap khan?“. Saya cuma senyum kecut dan bilang “belum, dan harganya ga tau naik/tetap“.

Ditambah lagi ketika ada rumor baru di milis gadtorade tentang Asus Eee PC ini yang harganya naik 2x lipat. Dan ketika itu beberapa orang mengajak kloteran untuk membelinya dengan harga diatas 4 juta rupiah. Dalam hati saya, batal nih dapet laptop $200-an.

Ya sudah, sampai disini sudah sirna keinginan untuk mendapatkan laptop murah ini. Apalagi sekarang ada kebutuhan mendesak yang membutuhkan dana tidak sedikit, semakin hilang impian untuk bisa membeli Asus Eee PC dalam waktu dekat ini. Semoga saja dalam beberapa bulan kedepan bisa mewujudkannya. Amin.


 
    
Posted (Aris Priyantoro) in Technology, Tip & Trik on November-24-2007

Port FTP di kantor di blok? Padahal seringkali butuh upload file ke server kita. Pusing juga to?

Tetapi santai saja, masih ada solusi untuk mengatasi masalah itu. Coba kunjungi situs-situs dibawah ini:

Hanya dengan masukkan FTP server, port, dan password Anda sudah langsung terhubung dengan server tujuan Anda. Kalau masih belum bisa nyambung, coba ubah konfigurasi untuk menggunakan passive mode maupun melalui ssl.

Mudah bukan? Anda tidak perlu download ftp client lagi dan pusing-pusing karena tidak bisa ftp.

Tetapi kalau tidak yakin dengan layanan dari situs-situs tersebut, Anda dapat membuat webftp di server Anda sendiri. Silahkan download aplikasinya disini http://www.phpwebftp.com/. Upload di server Anda dan install. Selamat Anda sudah mempunyai ftp client sendiri.