<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Aris Priyantoro in the Cyber &#187; Tutorial</title>
	<atom:link href="http://aris.pituruh.com/category/tutorial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aris.pituruh.com</link>
	<description>Always learn something new for the future.</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Jul 2010 05:07:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Iseng: Foto Macro dengan lensa terbalik</title>
		<link>http://aris.pituruh.com/2008/12/09/iseng-foto-macro-dengan-lensa-terbalik/</link>
		<comments>http://aris.pituruh.com/2008/12/09/iseng-foto-macro-dengan-lensa-terbalik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 07:34:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Priyantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[Tip & Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[Alpha 200]]></category>
		<category><![CDATA[Macro]]></category>
		<category><![CDATA[Photography]]></category>
		<category><![CDATA[Sony]]></category>
		<category><![CDATA[tips & trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aris.pituruh.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[Saya belum lama mempunyai kamera digital SLR, yaitu Sony Alpha 200 kit. Butuh waktu lama untuk bisa membeli kamera ini, maklumlah saya masih seorang buruh . Setelah mempunyai kamera ini, kok saya jadi latah pingin beli macem-macem lensa (Tele, Macro, Wide, Fish Eye). Untungnya kantong tidak mengijinkan untuk menuruti keinginan ini. Jadinya harus mencari cara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya belum lama mempunyai kamera digital SLR, yaitu Sony Alpha 200 kit. Butuh waktu lama untuk bisa membeli kamera ini, maklumlah saya masih seorang buruh <img src='http://aris.pituruh.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Setelah mempunyai kamera ini, kok saya jadi latah pingin beli macem-macem lensa (Tele, Macro, Wide, Fish Eye). Untungnya kantong tidak mengijinkan untuk menuruti keinginan ini. Jadinya harus mencari cara lain untuk sekedar menutupi hasrat yang meluap-luap ini, maklum namanya pemula pasti maunya banyak. Yang perlu dicatat disini adalah saya bukan seorang fotografer (statusnya masih pemula, punya camera DSLR saja baru 2 bulan). Jadi jangan tanya saya tentang ilmu fotografi, pasti saya tidak bisa jawab.</p>
<p>Kali ini saya mencoba untuk membuat sendiri lensa macro jadi-jadian dengan modal lensa kit. Ide ini sebetulnya datang dari situs <a href="http://www.diyphotography.net/diy_reverse_macro_ring">ini</a>.  Sebetulnya kita bisa membeli asesoris ini di <a href="http://bursa.fotografer.net">bursa.fotografer.net</a> dengan nama Body to Male Adapter (bisa juga Reverse Ring Adapter) tetapi ternyata tidak ada yang buat mountingnya Sony (kasian deh). Mau tidak mau saya membuat sendiri. Berikut ini langkah-langkahnya:</p>
<p>Yang perlu disiapkan:</p>
<ul>
<li>Body Cap (Saya menggunakan punya Minolta, BC-1000). Yang penting cocok dengan mountingnya.</li>
<li>Filter dengan ukuran ring yang sama dengan lensa kita. Saya menggunakan Ring 55mm untuk filternya TIAN YA (Tetapi harus di modifikasi sedikit biar tidak nyangkut di bagian atas dari body).</li>
<li>Lem alteco/castol/double tape. Saya menggunakan double tape, agar bisa di bongkar <img src='http://aris.pituruh.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</li>
<li>Body kamera, dan tentunya sekalian Lensanya.</li>
</ul>
<p>Yang perlu dikerjakan:</p>
<ul>
<li>Buat lubang di body cap, kalau tidak dilubangi terus gimana coba? <img src='http://aris.pituruh.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> )</li>
<li>Bongkar optik di Filter. Kalau untuk saya gergaji ring biar tidak mengganggu bagian atas body.</li>
<li>Gabungkan filter/ring di body cap. Kalau saya cuma menggunakan double tape saja (awas hati-hati lensanya jatuh karena double tape nya tidak nempel).</li>
<li>Pasang Lensa secara terbalik di filter/ring tersebut kemudian pasang body cap ke body camera.</li>
<li>Untuk lensa AF, perlu mengganjal bagian belakang (sekarang menjadi bagian depan) dengan lidi / kertas dibagian pengatur aperture-nya (perhatikan bagian yang biru pada gambar terakhir). Kalau tidak diganjal, maka bukaan aperture-nya menjadi yang paling kecil (view finder gelappp). Katanya bisa menggunakan Lens Cap bagian belakang yang dilubangi, jadi tidak perlu mengganjal.</li>
</ul>
<table border="0">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/e12ZxsB8TWU_06tMcEE9Iw" target="_blank"><img src="http://lh6.ggpht.com/_deeM2AHTkSk/ST3s2ypNY5I/AAAAAAAADtY/W-H77aSkk_o/s144/DSC02687x.JPG" alt="" /></a> <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/YKKXbg4h4pAtHKuxwK4XxA" target="_blank"><img src="http://lh3.ggpht.com/_deeM2AHTkSk/ST3s3PotkHI/AAAAAAAADtg/D0LXUzmI-WM/s144/DSC03115.jpg" alt="" /></a> <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/XC-EyZ8nenyd_VOLLncs1w" target="_blank"><img src="http://lh3.ggpht.com/_deeM2AHTkSk/ST3s3u4fTJI/AAAAAAAADto/Dyq0Js6Ogz0/s144/IMG_3029.jpg" alt="" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Pengoperasian Kameranya:</p>
<ul>
<li>Pilih mode M, selain mode itu tidak bisa (khusus kamera saya lho ya).</li>
<li>Pilih manual focus. Ini bagian tersulit, harus muter2 lensanya. Hati-hati lensanya copot kalau lem/double tape tidak melekat dengan benar.</li>
</ul>
<p>Hasil dari lensa yang dibalik seperti apa sih? Silahkan lihat beberapa contoh berikut (dengan bukaan paling besar):</p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/JWWpZHhfTrFXOFCl6vRQ_w" target="_blank"><img src="http://lh5.ggpht.com/_deeM2AHTkSk/ST3s3p6JwmI/AAAAAAAADtw/3goPkrC-L4M/s144/DSC02917.jpg" alt="" /></a> <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/c6DLg8CQeNGFdx45Neiejg" target="_blank"><img src="http://lh4.ggpht.com/_deeM2AHTkSk/ST3s4Os6cpI/AAAAAAAADt4/Z-tAdX8W7iQ/s144/DSC02924.jpg" alt="" /></a> <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/R3ufbkk_ABf7zPhKZIa4ew" target="_blank"><img src="http://lh3.ggpht.com/_deeM2AHTkSk/ST3twH9dtCI/AAAAAAAADuA/z90FSOhXxRs/s144/DSC02927.jpg" alt="" /></a></p>
<p><a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/ZxiCjfl-b-coWzUZoiY67g" target="_blank"><img src="http://lh3.ggpht.com/_deeM2AHTkSk/ST3tw3hqVqI/AAAAAAAADuQ/jUkcQdmI7yo/s144/Image00001.jpg" alt="" /></a> <a href="http://picasaweb.google.com/lh/photo/TbkL05Nw7BZN0ifsO92ksA" target="_blank"><img src="http://lh4.ggpht.com/_deeM2AHTkSk/ST3twlVMVtI/AAAAAAAADuI/-vlCBkbDxxg/s144/DSC03023.jpg" alt="" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aris.pituruh.com/2008/12/09/iseng-foto-macro-dengan-lensa-terbalik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Canon PIXMA 1000 Linux Driver</title>
		<link>http://aris.pituruh.com/2005/09/06/canon-pixma-1000-linux-driver/</link>
		<comments>http://aris.pituruh.com/2005/09/06/canon-pixma-1000-linux-driver/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Sep 2005 03:21:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aris Priyantoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tutorial]]></category>
		<category><![CDATA[canon]]></category>
		<category><![CDATA[driver]]></category>
		<category><![CDATA[pixma1000]]></category>
		<category><![CDATA[printer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aris.pituruh.com/2005/09/06/instalasi-driver-printer-canon-pixma-1000-di-linux/</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang mempunyai printer Canon jenis Pixma tentu pernah mengalami kesulitan menggunakannya di Linux. Hal ini dikarenakan Vendor dari printer tersebut tidak menyediakan drivernya yang khusus buat linux. Demikian juga yang dialami saya, setelah melalui pencarian berhari-hari akhirnya saya dapat menemukan driver untuk printer Pixma 1000. Tetapi saya lupa dimana mendapatkan driver tersebut. Karena hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi yang mempunyai printer Canon jenis Pixma tentu pernah mengalami kesulitan menggunakannya di Linux. Hal ini dikarenakan Vendor dari printer tersebut tidak menyediakan drivernya yang khusus buat linux.</p>
<p>Demikian juga yang dialami saya, setelah melalui pencarian berhari-hari akhirnya saya dapat menemukan driver untuk printer Pixma 1000. Tetapi saya lupa dimana mendapatkan driver tersebut. Karena hal tersebut, saya telah meletakkan driver printer tersebut di situs ini. Berikut langkah-langkah instalasinya:</p>
<p>1. Download file <a href="http://aris.pituruh.com/data/bjfilter-common-2.50-2.i386.rpm">bjfilter-common-2.50-2.i386.rpm</a> [24kb] dan <a href="http://aris.pituruh.com/data/bjfilter-pixmaip1000-2.50-2.i386.rpm">bjfilter-pixmaip1000-2.50-2.i386.rpm</a> [1.4 MB]</p>
<p>2. Install pada sistem dengan mengetikkan:</p>
<p><code>rpm -ivh /tmp/bjfilter-common-2.50-2.i386.rpm<br />
rpm -ivh /tmp/bjfilter-pixmaip1000-2.50-2.i386.rpm</code></p>
<p>3. Selesai instalasi kemudian restart CUPS</p>
<p><code>/etc/init.d/cupsd restart</code></p>
<p>4. Baru kemudian tambah printer seperti biasanya (bisa  menggunakan <code>http://localhost:631</code> ataupun menggunakan printer manager)</p>
<p>Jika langkah-langkah tersebut selesai, Anda siap menggunakan printer Pixma 1000.</p>
<p><strong>Update:</strong></p>
<p>Untuk seri yang lain, silahkan dicoba2 driver yang ada di alamat ini:</p>
<p><a href="ftp://download.canon.jp/pub/driver/bj/linux/" target="_blank">ftp://download.canon.jp/pub/driver/bj/linux/</a></p>
<p>Untuk panduan instalasi pada printer IP1300 coba kunjungi situs ini:</p>
<p><a href="http://adimaulana.wordpress.com/2008/05/07/instalasi-printer-canon-pixma-ip1300-di-ubuntu704/">http://adimaulana.wordpress.com/2008/05/07/ instalasi-printer-canon-pixma-ip1300-di-ubuntu704/</a></p>
<p>Khusus Distro debian &amp; ubuntu silahkan check url berikut:</p>
<p><a href="http://repo.ugm.ac.id/printer/takushi/">http://repo.ugm.ac.id/printer/takushi/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aris.pituruh.com/2005/09/06/canon-pixma-1000-linux-driver/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>105</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
